Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Realisasi Penerimaan Pajak 2012, Rp 10,35 Triliun

Gubernur Bibit Waluyo menyerahkan penghargaan pajak kepada Direktur Utama Bank Jateng Hariyono
 di Grhadika Bakti Praja, Selasa (5/3)
SEMARANG-Realisasi penerimaan pajak di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng tahun 2012 sebesar Rp 10,35 triliun. Pencapaian penerimaan pajak ini tercapai 92,76 persen dari target Rp 11,16 triliun. Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Pajak Dedi Rudaedi mengakui penerimaan pajak tahun lalu tidak mencapai target. DJP harus bangkit dengan strategi dan langkah tepat guna mendorong partisipasi masyarakat akan pajak.

"Ini menjadi evaluasi kenapa target tidak tercapai. Kegiatan ini (pemberian penghargaan pajak-red) juga salah satu cara untuk bisa mendorong partisipasi masyarakat," katanya usai acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak 2012 di Gedung Grhadika Bakti Praja, kantor gubernuran, Selasa (5/3). Sosialisasi, palayanan prima petugas perpajakan, dan penegakan hukum untuk membuat efek jera menjadi hal penting guna peningkatan penerimaan pajak.

Menurut dia, tiga langkah tersebut harus dilaksanakan dengan baik apalagi tahun ini target penerimaan pajak naik 23,9 persen atau menjadi Rp 13,83 triliun. Dalam kegiatan itu juga diberikan pemberian penghargaan perpajakan. PT Sido Muncul memperoleh penghargaan sebagai perusahaan atau badan yang membayar pajak terbesar di Kanwil DJP Jateng. Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan, perusahaannya tahun lalu telah membayar pajak berkisar antara Rp 500 miliar- Rp 600 miliar.

Pihaknya berharap Sido Muncul tidak hanya meraih penghargaan pajak di tingkat regional, tetapi juga nasional. “Kalau sampai berhasil meraih penghargaan pajak tingkat nasional berarti pajak yang kami bayarkan sangat besar. Ini menunjukan perusahaan berkembang dengan bagus dan merupakan perusahaan yang kaya,” tutur Irwan Hidayat.

Di sisi lain, Bank Jateng meraih dua penghargaan dalam kegiatan itu. Selain sebagai perbankan pembayar pajak penghasilan wajib pajak badan terbesar, Bank Jateng juga sebagai tempat pembayaran pajak dengan jumlah surat setoran pajak terbanyak. ''Dua Penghargaan di awal Tahun ini  melengkapi rangkaian penghargaan yang telah diperoleh Bank Jateng sepanjang Tahun 2012,'' jelas Hariyono, dalam siaran persnya, kemarin. (J17,H68-SMNetwork/yul )
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]