Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Tiga Tahun Tak Tersentuh Perbaikan Jalan Ngampel-Magangan

Pengendara motor melintas di Jalan Ngampel-Magangan tepatnya di Desa Ngampel yang rusak parah.
 Ruas jalan tersebut hampir tiga tahun terakhir tidak tersentuh perbaikan. (SM/Rosyid Ridho)
KENDAL - Kondisi ruas Jalan Ngampel-Magangan di Desa/Kecamatan Ngampel kondisinya rusak parah. Sebagian besar jalan bergelombang dan dipenuhi batu cadas. Pengendara baik mobil maupun motor harus ekstra berhati-hati saat melintas di sana. Ironisnya, jalan tersebut sudah hampir tiga tahun terakhir tidak pernah tersentuh perbaikan. Padahal di sana juga terdapat rumah wakil rakyat dan pegawai negeri sipil.

Suroto (40) warga sekitar mengatakan, ruas jalan Ngampel yang menghubungkan Kecamatan Kota Kendal dengan Kecamatan Ngampel sudah tiga tahun terakhir rusak parah dan tidak pernah tersentuh perbaikan. Kondisi ruas jalan tersebut bergelombang dan penuh dengan batu. Pada saat setelah hujan deras, jalan dipastikan berubah menjadi kubangan lumpur dan seperti arena <I>off road<P>. ''Setelah hujan, tidak sedikit pengendara motor terjatuh di sana. Sementara pada saat panas, penuh debu beterbangan yang menganggu,'' katanya, Rabu (6/3).

Hal senada disampaikan Ngarep (37) warga RT 1 RW 1, Desa Ngampel. Menurutnya, ruas jalan ngampel yang rusak parah mencapai 70 persen. Dia mengaku, sering menolong pengendara motor yang terjatuh. ''Tahun 2013, tetapi jalannya seperti tahun 1945. Jauh berbeda dengan zamannya Pak Hendy (mantan Bupati Kendal). Jalan Ngampel bagus dan tidak rusak parah seperti ini. Padahal bupati yang sekarang beberapa kali pernah melintas di sini, tetapi tidak pernah tersentuh perbaikan sama sekali,'' tuturnya. 

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut, salah satunya juga disebabkan aktifitas truk bak terbuka yang membawa material galian C. Setiap hari selama 24 jam, ruas jalan Ngampel-Magangan dan Magangan-Pegandon dilalui truk yang membawa muatan galian C.

Kondisi ruas Jalan Magangan-Pegandon setali tiga uang dengan Ngampel-Magangan. Jalan tersebut rusak parah sudah cukup lama. Kades Pegandon Achmad Rizal Al-Aydrus mengatakan, rute jalan Magangan-Pegandon rusak parah di daerah Dawungsari dan Gubugsari. Kerusakan jalan di sana telah berlangsung bertahun-tahun dan tidak pernah tersentuh perbaikan. Menurutnya, seusai hujan, jalan berubah menjadi kubangan. ''Kami telah melaporkan kondisi tersebut ke instansi terkait, tetapi selalu terkendala anggaran,'' kata dia. 

Kabid Bina Marga Dinas Bina Marga Sumber Daya Air, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Kendal, Sudaryanto mengatakan, pihaknya tahun ini menganggarkan perbaikan Jalan Ngampel-Magangan senilai Rp 1,6 miliar. Perbaikan menggunakan skala prioritas. Kondisi jalan yang rusak parah akan dibeton, panjangnya sekitar 700 meter. Sementara untuk jalan Magangan-Pegandon dianggarkan sekitar Rp 200 juta. ''Saat ini masih dalam tahap perencanaan untuk perbaikan,'' jelas Sudaryanto. (H36--)

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]