Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Baca Puisi, Tasripin Curhat Kisah Hidup

Tasripin menunjukkan naskah puisi yang dibacanya pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Panti Sosial Petirahan Anak (PSPA) ''Satria'' Baturraden. (HARSEM/SMNetwork/ Dian Aprilianingrum)

BANYUMAS- Bocah asal Dusun Pesawahan, Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok yang namanya melejit setelah lika-liku kisah hidupnya  ramai diberitakan media massa, Tasripin (12) menjadi perhatian khusus dalam agenda Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Panti Sosial Petirahan Anak (PSPA) ''Satria'' Baturraden, Kamis (4/7).
Dia memikat perhatian ribuan pengunjung ketika tampil eksklusif membacakan puisi berjudul ''Potret Diri/Roda Hidupku'' di atas panggung. Sebuah puisi karya Humas Peringatan, OAN Riswandi yang menceritakan lika-liku hidup Tasripin selama ini.
Sebagaimana yang dibacakan Tasripin, puisi menceritakan keadaan hidupnya yang berbeda dengan teman lain. Namun dia berusaha tegar dan sabar, disertai usaha yang gigih sehingga saat ini bisa menjadi seperti  teman yang lain.

Ditemui  usai acara, dengan penampilan lugu Tasripin mengaku senang bisa tampil dalam acara yang dihadiri ribuan anak dan orangtua itu. ''Nggih kulo seneng (ya saya senang, red),'' katanya.
     
Dia juga mengaku sudah mempersiapkan penampilan sejak dua hari sebelumnya. ''Nggih, kulo latihan maos rumiyin (iya, saya latihan membaca dulu, red),'' ujarnya.
     
Riswandi mengatakan, puisi tersebut memang mengisahkan cerita singkat lika-liku hidup Tasripin selama ini. Hal itu sengaja dimunculkan dalam peringatan HAN, diharapkan bisa menginspirasi adik-adik yang lain.
     
''Ketika puisi ini dibacakan, diperdengarkan kepada anak-anak diharapkan bisa menginspirasi yang lain untuk semangat, dan rajin belajar,'' kata Riswandi.
     
Kepala PSPA Baturraden, Dra Jiwaningsih, mengatakan agenda tersebut sebagai upaya memberikan ruang bagi anak untuk mengaktualisasikan bakat, minat dan kreativitasnya. Hal itu sebagai perwujudan dari anak Indonesia yang sehat, cerdas, kreatif dan mandiri.
     
''Itu kami implementasikan dalam agenda beragam jenis perlombaan, pemberian bantuan siswa, dan pendampingan,'' kata Jiwaningsih, kemarin.
     
Dijelaskan, pihaknya menggelar peringatan HAN  lebih dini karena hendak menyambut bulan Ramadan. ''Memang peringatan Hari Anak nasional tanggal 23 Juli nanti, tapi karena Ramadan makanya diagendakan sekarang,'' tegasnya.
     
Hadir dalam agenda tersebut Kepala Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG) "Kartini" Temanggung, Dra Carolin Clara ES MM, dan Sekda Banyumas Ir Mayangkoro yang menandai pelepasan balon peringatan. (tg/SMNetwork/njs)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]