Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Persiapan Lebaran, DPU Mulai Benahi Jalan Alternatif

Pengguna jalan melintasi jalur alternatif Kebondowo, Banyubiru, Kabupaten Semarang menuju Tuntang yang rusak dan banyak genangan air saat hujan
SM/Ranin Agung
UNGARAN-DPU Kabupaten Semarang mulai membenahi seluruh jalur alternatif, ditargetkan perbaikan rutin berkala ini akan selesai H-10 sebelum lebaran. Hal itu disampaikan Kepala DPU Kabupaten Semarang, Totit Oktorianto kepada wartawan, Senin (8/7). Menurut dia, saat ini perbaikan jalan sudah berjalan 10 persen dan semua paket pekerjaan sudah dilelang.

"Jalur alternatif sudah kami siapkan, petugas sudah bertindak memperbaiki jalan dengan cara menambalkan lubang dengan aspal. Dengan perbaikan tadi diharapkan pengguna jalan akan nyaman dan aman terhindar dari lubang," katanya.

Berdasarkan data DPU, ada sejumlah ruas jalur alternatif di Kabupaten Semarang. Diantaranya, Jalur Kalirejo-Kalongan, Kalongan-Ngobo, Banyubiru-Kecandran, dan Jalur Banyubiru-Kecandran-Salatiga. Khusus untuk perbaikan jalan Banyubiru-Kecandran, DPU telah mengalokasikan anggaran Rp 1,04 miliar. Sedangkan jalur lainnya, telah dianggarkan biaya pemeliharaan sebesar Rp 15 juta setiap kilometer.

"Jalur alternatif Banyubiru-Kecandran mendapat alokasi anggaran banyak, menyusul kerusakannya juga berat. Hanya saja pekerjaan tidak bisa diselesaikan cepat, setidaknya akan ditambal dahulu agar bisa dilalui pemudik dan dilanjutkan lagi usai lebaran nanti," paparnya.

Ditemui terpisah, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Mas'ud Ridwan meminta DPU dan Dishubkominfo memperhatikan kesiapan jalur mudik lebaran 2013. Dengan begitu, pihaknya optimis akan menekan angka kecelakaan di Kabupaten Semarang.

"Kondisi jalan untuk jalur mudik wajib dikontrol. Kalau kondisi jalannya rusak ya secepatnya diperbaiki," tegasnya.

Pihaknya berencana akan memberikan masukan kepada Pemkab Semarang agar proyek yang didanai Pemprov Jateng bisa diselesaikan sebelum lebaran. Paling tidak, menurutnya, Pemkab bisa berkoordinasi sehingga mengetahui target dan pencapaian pekerjaan yang telah dilakukan kontraktor.

"Pemkab Semarang harus memantau pembangunan Jembatan Wonoboyo Bergas dan Jembatan Lanjan Sumowono, karena penghubung jalan tersebut sangat vital dan dibutuhkan masyarakat," kata Mas'ud. (H86-SMNetwork/rif)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]