Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Dua Maling Sapi Dibekuk Polisi

Dua tersangka maling sapi di wilayah Getasan saat gelar perkara di Polsek Getasan, kemarin. HARSEM/HERU SANTOSO
UNGARAN – Dua tersangka maling sapi berhasil dibekuk Polsek Getasan. Keduanya pencuri sapi di wilayah Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang itu kini mendekam di sel tahanan Polsek Getasan. Mereka ialah Siswo Tukino (43) warga Dusun Semirat RT 03 RW 04 Desa Jlarem, Ampel, Boyolali; dan Sulistyono (38) warga Kumpulrejo RT 05 RW 03 Desa Jlarem, Ampel, Boyolali.

Kapolsek Getasan AKP Maryoto mengatakan, kedua tersangka berhasil ditangkap setelah ada laporan korban pencurian sapi, Sarno (43) warga Kebonpete, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang dan Maryono (48) warga Krangkeng, Getasan, Kabupaten Semarang. Dari laporan ini, petugas melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa yang melakukan pencurian ada empat orang dengan menggunakan mobil Toyota Avansa warna merah untuk mengangkut sapi curian.

“Komplotan Tukino ini berjumlah empat orang, dua tersangka ditangkap Polsek Getasan, seorang sudah menjalani pemeriksaan di Polres Salatiga, dan seorang lagi masih buron. Untuk yang ditangani Polres Salatiga bernama Antok dan yang buron Dwi. Penangkapan terhadap dua tersangka ini tidak mendapatkan perlawanan dan petugas masih akan mengembangkan kasusnya,” terang Kapolsek Getasan AKP Maryoto kepada Harsem, Rabu (31/7) kemarin.

Dari pengakuan kedua tersangka, sebagai otak pencuriannya adalah Tukino. Sapi hasil curian itu dijualnya ke Cipto Sukamto dan Tulus, keduanya warga Ampel. Khusus untuk Cipto Sukamto sudah ditangkap Polres Salatiga dan kini masih menjalani pemeriksaan. Sapi-sapi itu dijual dengan harga Rp 1 juta hingga Rp 4,9 juta.

“Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tandas AKP Maryoto didampingi Kabag Humas AKP Endang S.

Tersangka Siswo Tukino mengatakan, hingga tertangkap Polsek Getasan ini ia telah melakukan sebanyak 7 kali pencurian sapi dan lokasinya berbeda-beda. Dalam aksinya, untuk membawa sapi curian itu, mereka menyewa mobil di rental Noborejo, Argomulyo, Salatiga dan untuk membawa sapi itu jok belakang selalu dilepaskan.

“Uang hasil penjualan sapi curian ini saya gunakan untuk membelikan sepatu anak saya, buku LKS serta kebutuhan sehari-hari,” jelas Tukino didampingi Sulistyono kepada Harsem, dalam gelar perkara di Polsek Getasan, kemarin. (hes/rif)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]
Create gif animations. Loogix.com. Animated avatars. Animated avatar. Motley Animated avatar. Gif animator. Animated avatar. Gif animator. Zoom Gif animator. Motley Create gif animations. Zoom Animated avatar. Movie Create gif animations. Gif animator. Zoom Animated avatar. Loogix.com. Animated avatars. Negative Animated avatar. Zoom Rumah Zakat Animated avatar. Negative Babyface, Harian Semarang liquid executive club, tonitok rendezvous