Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Taman Bendosari Jadi Ajang Pacaran

SALATIGA – Taman Kota Bendosari, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Salatiga sejak diresmikan fungsinya hingga kini masih ada kendala terkait dengan minimnya lampu penerangan. Taman dengan luas lahan mencapai 2,3 hektare tersebut rawan kejahatan dan banyak disalahgunakan sebagai tempat mesum. Hal ini membuat prihatin Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Salatiga, Muh Fauzy Arkhan.

Pihaknya berharap kepada Pemkot Salatiga secepatnya memikirkan kekurangan penerangan tersebut. Pasalnya, jika penerangan tetap seperti sekarang ini, akan semakin rawan kejahatan dan akan marak perbuatan mesum di tempat tersebut.

“Saya dengan mata kepala sendiri sering melihat tempat itu digunakan untuk pacaran. Tidak jarang, motor parkir diatas namun tidak ada orangnya. Ternyata orangnya berada di bawah untuk pacaran. Kondisi di Taman Kota ini memang gelap sehingga orang dengan enaknya pacaran di lokasi pinggir JLS itu,” terang Fauzy, Kamis (19/9) kemarin.

Menurutnya, jika Taman Kota Bendosari dapat dirubah dan dijadikan sebagai lahan produktif dan kreatif seperti halnya Banaran Kopi atau juga sebagai taman rekreasi hijau, maka akan menarik masyarakat Salatiga dan sekitarnya untuk berkunjung. Dari sini, akan muncul pedagang yang dapat menambah penghasilannya. Bahkan, dapat pula dijadikan rest area.

“Harapan kami, Pemkot Salatiga melalui kantor Lingkungan Hidup (KLH) segera merancang taman tersebut dan mengelolanya menjadi lebih baik dan ada pendapatan masuk ke kas daerah. Jika memang tidak mampu, pengelolaannya dapat di pihakketigakan. Pasalnya, taman ini berada di lokasi strategis yaitu pinggir JLS Semarang – Solo. Jika hari Minggu
saja sudah mulai ramai orang istirahat dan sekadar santai di lokasi ini,” tandas mantan anggota KPU Salatiga.

Sementara, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Salatiga, Prasetyo Ictiarto mengatakan, pihaknya sering mendapatkan informasi jika taman kota itu banyak digunakan untuk ajang pacaran dan perbuatan mesum. Langkah yang akan dilakukan, diantaranya memasang pagar di sepanjang jalan utama dan dilengkapi lampu penerangan.

Ditambahkan, pembangunan taman tersebut belum selesai seluruhnya. Ke depan, masih ada rencana pembuatan taman lalu lintas, pembuatan pagar dan perbaikan jalan setapak. Anggaran dari APBD Provinsi Jateng sebesar Rp 850 juta.

“Jika pembangunan telah selesai seluruhnya, maka Taman Kota Bendosari ini akan menjadi wahana rekreasi baru di Salatiga dan harapannya masyarakat tidak menyalahgunakan tempat ini untuk berbuat negative ataupun mesum,” tandas Prasetyo. (hes/hst)

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]