Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

“Lempar Tepung” di TV Ditiru, Mata Bocah Nyaris Buta

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akhirnya melarang adegan lempar tepung ke wajah di sejumlah program macam “Pesbukers” di antv, atau di “Yuk Keep Smile” TransTV. Aksi tersebut dilakukan untuk memberikan hukuman dalam sebuah permainan. Aksi ini menjadi bahan tertawaan setelah melihat lawan main berlumuran tepung.

Pelarangan itu diberlakukan setelah KPI menilai aksi lempar tepung tidak layak dipertontonkan karena melanggar norma kesopanan. Apalagi dampak yang ditimbulkan cukup mengerikan.

Ya, seorang ayah melapor ke KPI bahwa anaknya nyaris buta gara-gara meniru adegan lempar tepung dari televisi. Kalau tepung bisa dipahami, anak-anak tersebut memakai pasir untuk aksi “lempar tepung”. Tak ayal mata seorang anak kebanjiran pasir, dan hampir saja buta bila tidak segera diberi pertolongan.

Pernyataan pelarangan pun dikeluarkan KPI setelah muncul berbagai protes masyarakat. KPI mengundang dan mengadakan pertemuan dengan 14 stasiun televisi berjaringan. Dalam pertemuan yang digelar pekan lalu, KPI meminta kepada stasiun TV untuk tidak lagi menayangkan aksi lempar tepung. KPI menilai aksi lempar tepung melanggar norma kesopanan dalam P3SPS.

Komisioner Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Pusat, Agatha Lily, mengatakan aksi lempar tepung harus dihilangkan. "Kita harus sepakat, aksi lempar tepung alangkah baiknya dapat dihilangkan," kata Agatha.

Pihak KPI memberi waktu dua minggu kepada stasiun TV untuk menghilangkan aksi tersebut. "Dua minggu cukup untuk pihak stasiun TV mengurangi dan akhirnya akan menghilangkan aksi lempar tepung," Agatha menegaskan.

Selain aksi lempar tepung, KPI juga menilai adegan saling pukul menggunakan styrofoam macam di acara “Operas van Java” dianggap melanggar norma kesopanan. Meski tidak membahayakan, KPI mengkhawatirkan adegan ini akan ditiru oleh anak-anak dan remaja dengan menggunakan media lain. (rif)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]