Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

November, Kolam Retensi Siap Diuji Coba


INSTALASI DRAINASE: Sejumlah pekerja sedang menyeting instalasi drainase dalam proyek stasiun rumah pompa dan kolam retensi Kali Semarang di Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara.   HARSEM/SM/ROYCE WIJAYA
PROYEK stasiun rumah pompa dan kolam retensi Kali Semarang untuk mengantisipasi banjir dan rob masih dalam pengerjaan. Proyek dengan pendanaan dari pinjaman pemerintah Jepang melalui JICA Loan IP 534 dan sharing dari pemerintah Indonesia hingga kini progres pembangunannya sudah mencapai 82 persen. Jika progres pembangunan berjalan lancar, kolam retensi akan diujicobakan pada November mendatang.

Beberapa kegiatan yang masih dalam proses pengerjaan, antara lain bangunan-bangunan gudang, tandon air berkapasitas 200 meter kubik, pagar keliling, lampu penerangan, gardu jaga, dan bangunan pembantu lainnya. Pemasangan peralatan mekanikal dan elektrikal juga dalam proses penyelesaian. Tahapan penting saat ini adalah pemasangan instalasi pompa air, berikut komponen mekanikal elektrikal.

"Kami saat ini juga melakukan training untuk enam orang operator dari Dinas PSDA dan ESDM Kota Semarang yang nantinya akan menjadi operator stasiun pompa," kata Kepala Satker Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP) Jateng Suharsono Adi Broto. Uji coba pompa drainase yang berjumlah delapan unit dengan total kapasitas 35 meter kubik/ detik dilakukan setelah seluruh instalasi pompa drainase dan fasilitasnya selesai terpasang.

Suharsono mengatakan, pompa drainase harus dipastikan bekerja optimal dan sesuai desain. Hal ini penting supaya sistem berfungsi optimal untuk mengendalikan banjir dan rob. Selain pembangunan kolam retensi, kegiatan terkait lainnya ialah normalisasi Kali Semarang, Kali Asin, dan Kali Baru. Konsultan Proyek Stasiun Rumah Pompa dan Kolam RetensiOriental Consultant, Mitsuo Miura menyatakan, areal kolam retensi ini mencapai 6,8 hektare dengan daya tampung 130.000 meter kubik.

Adapun, elevasi dasar kolam - 3,5 meter dan elevasi atas tanggul + 4 meter. Untuk panjang jalan inspeksi atau tanggulnya 1.500 meter. "Setelah uji coba berjalan lancar dan sistem berfungsi optimal maka akan  dilakukan penutupan Kali Semarang dan Kali Baru,"katanya. (SMNetwork/J17-sae)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]