Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Pelebaran Jembatan Silandak Macetkan Lalin Jalan Siliwangi

MACET: Sejumlah kendaraan terjebak macet saat melintas di Jalan Siliwangi karena ada pengerjaan pembongkaran Jembatan Silandak, Rabu (23/10). Kendaraan yang melintas harus berhati-hati karena selain jalan yang menyempit juga waspada dengan  alat-alat berat yang bekerja membongkar badan jalan dan jembatan tersebut.
PEKERJAAN pelebaran Jembatan Kali Silandak akibatkan kemacetan di Jalan Siliwangi. Kemacetan terutama terjadi pada jam kerja dari pagi hingga sore. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika, Agus Harmunanto, saat dihubungi kemarin mengungkapkan, pihaknya tak bisa berbuat banyak terhadap kejadian itu.

"Kami sudah melakukan sosialisasi agar pengendara roda empat dari arah barat lewat jalan tol. Tapi memang sebagian besar enggan masuk ke tol karena harus memutar. Mereka lebih suka terjebak dalam kemacetan dalam beberapa saat di sekitar jembatan," terangnya.

Dia mengungkapkan memang jalur tersebut ramai dilewati pengendara. Karena jalur alternatif yang ada terbatas, maka mau tak mau pengguna jalan terjebak di kemacetan itu. Agus berharap pekerjaan pelebaran jembatan bisa selesai tepat waktu sehingga kemacetan bisa terurai.

Pekerjaan pelebaran Jembatan Kali Silandak di Jalan Siliwangi memakan badan jalan hingga separo. Penyempitan itulah yang mengakibatkan kemacetan hingga ratusan meter. Agus berharap masyarakat bersabar hingga proyek selesai. "Kejadiannya sama seperti saat Jembatan Banjir Kanal Barat dilebarkan. Waktu itu, kemacetan sering timbul. Tapi kini setelah selesai, jalur tersebut sudah lancar kembali, bahkan tak pernah macet," tambahnya.

Kepala Dinas Bina Marga, Iswar Aminuddin, pada sebuah kesempatan beberapa waktu lalu mengungkapkan, Jembatan Kali Silandak di Jalan Siliwangi akan dilebarkan, dari 24 meter menjadi 32 meter. Proyek itu merupakan bagian dari upaya mengurai kemacetan di kawasan itu. Selain pelebaran jembatan, jalan di sekitar tempat itu juga akan dilebarkan.

Terpisah, salah seorang pengguna jalan, Ruli, berharap ada solusi untuk mengatasi kemacetan selama proyek berjalan. Pria asal Ngaliyan itu mengaku terganggu karena setiap ke arah kota harus menempuh waktu yang lebih lama. (SMNetwork/H35,H71/sae)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]