Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Anak Gadis Kabur, Orangtua Lapor Polisi


Mawadah menunjukkan foto anak gadisnya, Siti Ikrima (16) yang kabur.(HARSEM/HERU SANTOSO)

Salatiga-Sudah sepekan, Siti Ikrima (16), warga Kalibening RT 03 RW 03, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga Jawa Tengah, menghilang. Hingga sekarang belum juga ditemukan keberadaannya.

Diduga, siswi di Pondok Pesantren (Ponpes) 'Bina Insani', Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang tersebut, kabur dari ponpes bersama teman akrabnya yang bernama Dilla.

Akibat anak gadisnya kabur dari ponpes, kedua orangtuanya Nur Abidin (38) dan Siti Mifdatul Mawadah (37) mengaku bingung, harus mencari kemana. Sejak kabur, Sabtu (21/12) lalu, tidak ada kabar beritanya.

“Kingung harus mencari anak kami kemana,” aku Siti Mawadah seusai melapor di Polres Salatiga, Kamis (2/1) kemarin. Dia berharap setelah melapor ke polisi, petugas akan membantu melakukan pencarian.

Ciri-ciri fisik anaknya berwajah bulat dan putih, kulit putih, rambut lurus panjang, serta tinggi badan kurang lebih 155 centimeter. Anaknya pergi dari pondok sekitar pukul 13.00, sempat meminta ijin untuk pulang ke rumah,kepada pimpinan pondok Pak Kyai Muhsoni.

Ditambahkan, kaburnya Siti akibat telah dikeluarkan dari ponpes tersebut. Karena berkali-kali telah melanggar peraturan ponpes. Kendati menerima teguran dari pimpinan ponpes, Siti tetap saja Siti membandel.

“Seperti nekat keluar dari ponpes tanpa ijin pimpinan, dan pergi bersama pacarnya,” jelas Mawadah. Berdasarkan temannya, Siti kerap berpacaran di dalam ponpes. Serta selalu melanggar jam malam. Dan lagi kebandelan Siti yang membuat jengkel ibunya, Siti pernah mencuri di dalam ponpes.

Sebelum Siti kabur, sempat berkirim SMS ke ponsel ayahnya. Berisi, minta dijemput di ponpes dan akan pulang ke rumah. Saat itu ayahnya meminta Siti untuk tetap tinggal di ponpes hingga Senin (23/12). Tapi, ketika akan dijemput, pihaknya menerima kabar, Siti sudah kabur.

Lebih lanjut dijelaskan, saat kabur, Siti dan Dilla sempat menginap di rumah rekannya, Alifia, di Klero, Tengaran, Kabupaten Semarang. Namun, Minggu (22/12) siang mereka sudah pamitan untuk pulang ke rumah masing-masing. Ternyata, sampai sekarang, keduanya tidak jelas dimana. (hes)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]