Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Giliran Becak Ditertibkan

Petugas Satpol PP menertibkan becak yang mangkal di jalan protokol karena dinilai bisa mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Becak–becak tersebut akan diseragamkan untuk pariwisata. HARSEM/INDRA PRABAWA



Tak hanya PKL yang harus tertib dan mengikuti aturan. Tukan becak pun diharap bisa menyesuaikan. Maka sejumlah becak pun terjaring razia karena nunggu penumpang di tempat sembarangan.KARENA mangkal di jalur protokol, sejumlah becak diamankan aparat Satpol PP Kota Semarang, Senin (4/2) pagi. Pemilik becak hanya bisa pasrah saat becak mereka dinaikkan ke atas truk Satpol PP.    Kawasan yang menjadi target operasi Satpol PP kemarin adalah Jalan Pemuda, Jalan Pandanaran dan kawasan Simpanglima. Dari operasi tersebut hanya lima becak saja yang ditahan Satpol PP.

    Samsudin (40), salah satu penarik becak yang mangkal di jalan protokol mengaku kaget becaknya dibawa oleh Satpol PP. “Jujur saya tidak tahu kalau akan ada operasi begini,” ujarnya, kemarin.

    Bahkan dirinya mengaku tidak mengetahui adanya larangan menarik penumpang di jalan protokol bagi para tukang becak seperti dirinya. Alhasil, sekawanan tukang becak yang becaknya disandera Satpol PP pun kebingungan untuk mencari penghasilan lain, setelah becak yang dimiliknya disita petugas.

    “Saya berharap becak saya segera dikembalikan, karena ini mata pencaharian keluarga saya satu-satunya,” ujarnya berharap.

    Sementara itu Kepala Bidang Pengendalian Operasional Satpol PP Kota Semarang Aniceto Magno da Silva mengatakan, selain memberi efek jera pada penarik becak, kedepan petugas juga akan menyeragamkan tukang becak yang menarik penumpang di jalan-jalan protokol Kota Semarang.

    “Untuk sementara becak mereka kita bawa dulu, dan nanti mereka akan kita kasih surat pernyataan dan mereka akan kita bina serta kita seragamkan agar penarik becak terlihat lebih rapih,” ujar Aniceto.

    Ditambahkan Aniceto, kedepan pihaknya akan terus melaksanakan razia becak di kawasan jalan protokol ini. Mengingat penarik becak masih sering mangkal di kawasan tersebut. “Selain memberikan seragam pada penarik  becak ini, mereka juga diarahkan pada titik-titik tertentu untuk memarkir becaknya,” tandasnya. (lif/sae)


Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]