Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Bibit: Tak Ada Rival-rivalan Kantor DPC PDIP Jadi Posko

USAI melakukan proses pendaftaran pada Selasa (5/3) malam, para kandidat bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jateng 2013-2018 mempersiapkan diri untuk mengikuti proses cek kesehatan yang akan dilakukan pada Kamis (7/3) pagi ini hingga jelang tengah hari.

Ditemui di RSUP Dr Kariadi, Rabu (6/3) pagi, di sela-sela menerima arahan persiapan cek kesehatan, masing-masing kandidat menyampaikan sejumlah keterangan terkait persiapan mereka dalam menghadapi masa kampanye nanti.

“Pilgub ini merupakan wujud dari pesta demokrasi dan calonnya resmi ada tiga, jadi kita lihat saja nanti siapa yang dipilih rakyat. Saya berharap masyarakat Jateng bisa wening ati wening pikir, yang artinya bisa bersih hati dan bersih pikir untuk memilih calon pemimpin yang terbaik,” ungkap Bibit Waluyo di hadapan para wartawan.

Disinggung soal kandidat lain yang dinilai menjadi saingan terberatnya, Gubernur Jateng (incumbent) ini hanya mengatakan bahwa untuk pilgub ini tidak ada istilah rival, melainkan peluang di sistem tata negara yang demokratis serta ujung-ujungnya adalah pilihan rakyat.

“Tidak ada rival-rivalan, yang ada adalah sama-sama memikul tugas tanggung jawab dalam proses demokrasi. Kalau nanti rakyat memilih yang wening ati dan wening pikir, insya Allah dapat pemimpin yang amanah serta bisa memikirkan rakyat Jateng secara keseluruhan sehingga bisa sejahtera, damai, dan tenteram,” imbuhnya.

Terpisah, Ganjar Pranowo saat diwawancara para wartawan memberikan keterangan sedikit berbeda. Dirinya mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi awal dan telah menyiapkan posko pemenangan pilgub. Walau begitu, nantinya pada saat kampanye dimulai akan menggunakan partai menjadi ujung tombak.

“Karena kerja politik partai seperti yang kemarin pilgub DKI atau seperti yang di Banyumas, Sumut, Jabar, dan lain-lain yang kami ingin kejar. Ini yang mau kami coba gerakkan. Jadi kalau mau menggerakkan posko, seluruh kantor DPC adalah posko,” kata Ganjar kemarin.

Disinggung soal strategi pemenangan, Ganjar mengungkapkan bahwa untuk kota dan desa memang ada metode kampanye pemenangan tersendiri. Metode bisa berbeda, namun setidaknya ada hal yang sama yang bisa dipakai untuk melakukan kampanye dengan perlakuan yang tidak bisa diseragamkan.

“Deso mowo coro, negoro mowo toto (desa memiliki tatacara tradisional, negara memiliki tata tertib dan peraturan). Artinya ada yang tidak bisa kita seragamkan, metode bisa berbeda antara kota dengan desa, tapi ada beberapa hal symetrical yang bisa kami pakai untuk mem-branding dan melakukan kampanye,” ujarnya. (hep/sae)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]